Andai Diri Ini...

Andai Diri Ini...
Indahnya Diri Ini Tanpa Topeng Kemunafikan....Tanpa Pakaian Kebusukan dan Kebohongan....

Jumat, 11 April 2008

Bagian Terpenting dari TUBUH-mu

Ibuku selalu bertanya padaku, apa bagian tubuh yang paling penting.

Bertahun-tahun, aku selalu menebak dengan jawaban yang aku anggap benar. Ketika aku muda, aku pikir suara adalah yang paling penting bagi kita sebagai manusia, jadi aku jawab, "Telinga, Bu." Tapi, ternyata itu bukan jawabannya.

"Bukan itu, Nak. Banyak orang yang tuli. Tapi, teruslah memikirkannya dan aku menanyakan lagi nanti."

Beberapa tahun kemudian, aku mencoba menjawab, sebelum dia bertanya padaku lagi. Sejak jawaban pertama, kini aku yakin jawaban kali ini pasti benar. Jadi, kali ini aku memberitahukannya. "Bu, penglihatan sangat penting bagi semua orang, jadi pastilah mata kita."

Dia memandangku dan berkata, "Kamu belajar dengan cepat, tapi jawabanmu masih salah karena banyak orang yang buta."

Gagal lagi, aku meneruskan usahaku mencari jawaban baru dan dari tahun ke tahun

Ibu terus bertanya padaku beberapa kali dan jawaban dia selalu, "Bukan. Tapi, kamu makin pandai dari tahun ke tahun, Anakku."

Akhirnya tahun lalu, kakekku meninggal. Semua keluarga sedih. Semua menangis. Bahkan, ayahku menangis. Aku sangat ingat itu karena itulah saat kedua kalinya aku melihatnya menangis. Ibuku memandangku ketika tiba giliranku untuk mengucapkan selamat tinggal pada kakek.

Dia bertanya padaku, "Apakah kamu sudah tahu apa bagian tubuh yang paling penting, sayang?"

Aku terkejut ketika Ibu bertanya pada saat seperti ini. Aku sering berpikir, ini hanyalah permainan antara Ibu dan aku.

Ibu melihat kebingungan di wajahku dan memberitahuku, "Pertanyaan ini penting. Ini akan menunjukkan padamu apakah kamu sudah benar-benar "hidup".

Untuk semua bagian tubuh yang kamu beritahu padaku dulu, aku selalu berkata kamu salah dan aku telah memberitahukan kamu kenapa. Tapi, hari ini adalah hari di mana kamu harus mendapat pelajaran yang sangat penting."

Dia memandangku dengan wajah keibuan. Aku melihat matanya penuh dengan air. Dia berkata, "Sayangku, bagian tubuh yang paling penting adalah bahumu."

Aku bertanya, "Apakah karena fungsinya untuk menahan kepala?"

Ibu membalas, "Bukan, tapi karena bahu dapat menahan kepala seorang teman atau orang yang kamu sayangi ketika mereka menangis. Kadang-kadang dalam hidup ini, semua orang perlu bahu untuk menangis. Aku cuma berharap, kamu punya cukup kasih sayang dan teman-teman agar kamu selalu punya bahu untuk menangis kapan pun kamu membutuhkannya."

Akhirnya, aku tahu.
Bagian tubuh yang paling penting adalah tidak menjadi orang yang mementingkan diri sendiri.
Tapi, simpati terhadap penderitaan yang dialami oleh orang lain.

Orang akan melupakan apa yang kamu katakan.
Orang akan melupakan apa yang kamu lakukan.
Tapi, orang TIDAK akan pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka berarti.

Sumber: sungaibaru.com
Timestamp: 2008-03-15 22:40:14

Beda antara CINTA dan COCOK

Salah satu alasan paling umum mengapa kita menikah adalah karena cinta.

Cinta romantik, bukan cinta agape, yang biasa kita alami sebagai prelude ke pernikahan. Cintalah yang meyakinkan kita untuk melangkah bersama masuk ke mahligai pernikahan.

Masalahnya adalah, walaupun cinta merupakan suatu daya yang sangat kuat untuk menarik dua individu, namun ia tidak cukup kuat untuk merekatkan keduanya.

Makin hari makin bertambah keyakinan saya bahwa yang diperlukan untuk merekatkan kita dengan pasangan kita adalah kecocokan, bukan cinta.

Saya akan jelaskan apa yang saya maksud.

Biasanya cinta datang kepada kita ibarat seekor burung yang tiba-tiba hinggap di atas kepala kita. Saya menggunakan istilah "datang" karena sulit sekali (meskipun mungkin) untuk membuat atau mengkondisikan diri mencintai seseorang.

Setelah cinta menghinggapi kita, cinta pun mulai mengemudikan kita ke arah orang yang kita cintai itu. Sudah tentu kehendak rasional turut berperan dalam proses pengemudian ini.

Misalnya, kita bisa menyangkal hasrat cinta karena alasan - alasan tertentu.

Tetapi, jika tidak ada alasan-alasan itu, kita pun akan menuruti dorongan cinta dan berupaya mendekatkan diri dengan orang tersebut. Cinta biasanya mengandung satu komponen yang umum yakni rasa suka.

Sebagai contoh, kita berkata bahwa pada awalnya kita tertarik dengan gadis atau pria itu karena sabarannya, kebaikannya menolong kita, perhatiannya yang besar terhadap kita, wajahnya yang cantik atau sikapnya yang simpatik, dan sejenisnya. Dengan kata lain, setelah menyaksikan kualitas tersebut di atas timbullah rasa suka terhadapnya sebab memang sebelum kita bertemu dengannya kita sudah menyukai kualitas tersebut. Misalnya, memang kita mengagumi pria yang sabar, memang kita menghormati wanita yang lemah lembut, memang kita mengukai orang yang rela menolong orang lain dan seterusnya.

Jadi, rasa suka muncul karena kita menemukan yang kita sukai pada dirinya.

Saya yakin cinta lebih kompleks dari apa yang telah saya uraikan.

Namun khusus untuk pembahasan kali ini, saya membatasi lingkup cinta hanya pada unsur suka saja. Cocok dan suka tidak identik namun sering dianggap demikian. Saya berikan contoh.

Saya suka rumah yang besar dengan taman yang luas, tetapi belum tentu saya cocok tinggal di rumah yang besar seperti itu. Saya tahu saya tidak cocok tinggal di rumah sebesar itu sebab saya bukanlah tipe orang yang rajin membersihkan dan memelihara taman (yang dengan cepat akan bertumbuh kembang menjadi hutan). Itulah salah satu contoh di mana suka tidak sama dengan cocok.

Contoh yang lain. Rumah saya kecil dan cocok dengan saya yang berjadwal lumayan sibuk dan kurang ada waktu mengurusnya.

Namun saya kurang suka dengan rumah ini karena bagi saya, kurang besar (tamannya). Pada contoh ini kita bisa melihat bahwa cocok berlainan dengan suka. Pada intinya, yang saya sukai belum tentu cocok buat saya; yang cocok dengan saya belum pasti saya sukai. Sekarang kita akan melihat kaitannya dengan pemilihan pasangan hidup.

Tatkala kita mencintai seseorang, sebenarnya kita terlebih dahulu menyukainya,dalam pengertian kita suka dengan ciri tertentu pada dirinya. Rasa suka yang besar (yang akhirnya berpuncak pada cinta) akan menutupi rasa tidak suka yang lebih kecil dan -- ini yang penting -- cenderung menghalau ketidakcocokan yang ada di antara kita. Di sinilah terletak awal masalah.

Ini yang acap kali terjadi dalam masa berpacaran. Rasa suka meniup pergi ketidakcocokan di antara kita, bahkan pada akhirnya kita beranggapan atau berilusi bahwa rasa suka itu identik dengan kecocokan. Kita kadang berpikir atau berharap,"Saya menyukainya, berarti saya (akan) cocok dengannya." Salah besar!

Suka tidak sama dengan cocok; cinta tidak identik dengan cocok! Alias, kita mungkin mencintai seseorang yang sama sekali tidak cocok dengan kita. Pada waktu Tuhan menciptakan Hawa untuk menjadi istri Adam, Ia menetapkan satu kriteria yang khusus dan ini hanya ada pada penciptaan istri manusia, yakni, "Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."

Kata "sepadan" dapat kita ganti dengan kata "cocok." Tuhan tidak hanya menciptakan seorang wanita buat Adam yang dapat dicintainya, Ia sengaja menciptakan seorang wanita yang cocok untuk Adam.

Tuhan tahu bahwa untuk dua manusia bisa hidup bersama mereka harus cocok.

Menarik sekali bahwa Tuhan tidak mengagungkan cinta (romantik) sebagai prasyarat pernikahan. Tuhan sudah memberi kita petunjuk bahwa yang terpenting bagi suami dan istri adalah kecocokan. Ironisnya adalah, kita telah menggeser hal esensial yang Tuhan tunjukkan kepada kita dengan cara mengganti kata "cocok" dengan kata "cinta." Tuhan menginginkan yang terbaik bagi kita; itulah sebabnya Ia telah menyingkapkan hikmat-Nya kepada kita.

Sudah tentu cinta penting, namun yang terlebih penting ialah, apakah ia cocok denganku?

Saya teringat ucapan Norman Wright, seorang pakar keluarga di Amerika Serikat, yang mengeluhkan bahwa dewasa ini orang lebih banyak mencurahkan waktu untuk menyiapkan diri memperoleh surat ijin mengemudi dibanding dengan mempersiapkan diri untuk memilih pasangan hidup. Saya kira kita telah termakan oleh motto, "Cinta adalah segalanya," dan melupakan fakta di lapangan bahwa cinta (romantik) bukan segalanya.

Jadi, kesimpulannya ialah, cintailah yang cocok dengan kita!

Teman-teman ini saya juga berikan sebuah doa untuk menemukan pasangan hidup yang tepat dan cocok, doa ini sangat indah semoga juga bisa memberikan kesadaran bahwa semua itu akan kita kembalikan kepada Sang Empunya Kehidupan. ini saya buat dua versi yang bisa digunakan sesuai jenis kelamin dan kebutuhan teman-teman. Jika artikel (Beda Antara Cinda Dan Cocok) dan doa (Baca juga : Prayer For Lofetime Partner) ini Anda rasa berguna... berikan kepada mereka yang membutuhkan dan yakinlah niat baik Anda pasti tidak akan pernah sia-sia... semoga bermanfaat

Sumber: Dr. Paul Gunadi
Timestamp: 2008-03-15 22:45:17

Kamis, 10 April 2008

pembunuh lari dari penjara menggunakan tape uli...


Posted by Reza on Apr 23, '07 10:10 PM for everyone


Terus terang, meski sudah beberapa kali mengadakan penelitian Kriminal di LP, pengalaman kali ini adalah pengalaman pertama saya ngobrol langsung dengan seseorang yang didakwa kasus pembunuhan berencana. Dengan jantung dag dig dug, pikiran saya melayang-layang mengira-ngira gambaran orang yang akan saya temui. Sudah terbayang muka keji hanibal lecter, juga penjahat-penjahat berjenggot palsu ala sinetron, dan gambaran-gambaran pembunuh berdarah dingin lain yang sering saya temui di cerita TV.

Well, akhirnya setelah menunggu sekian lama berharap-harap cemas, salah satu sipir membawa seorang anak kehadapan saya.Yup, benar seorang anak berumur 8 tahun. Tingginya tidak lebih dari pinggang orang dewasa dengan wajah yang diliputi senyum malu-malu. Matanya teduh dengan gerak-gerik yang sopan.

Saya pun membaca berkas kasusnya yang diserahkan oleh sipir itu. Sebelum masuk penjara ternyata ia adalah juara kelas di sekolahnya, juara menggambar, jago bermain suling, juara mengaji dan azan di tingkat kanak-kanak. Kemampuan berhitungnya lumayan menonjol. Bahkan dari balik sekolah di dalam penjara pun nilai sekolahnya tercatat kedua terbesar tingkat provinsi. Lantas kenapa ia sampai membunuh? Dengan rencana pula?

Kasus ini terjadi ketika Arif sebut saja nama anak ini begitu, belum genap berusia tujuh tahun. Ayahnya yang berdagang di sebuah pasar di daerah bekasi, dihabisi kepala preman yang menguasai daerah itu. Latar belakangnya karena si ayah enggan membayar uang 'keamanan' yang begitu tinggi. Berita ini rupanya sampai di telinga Arif. Malam esok harinya setelah ayahnya dikebumikan ia mendatangi tempat mangkal preman tersebut. Bermodalkan pisau dapur ia menantang orang yang membunuh ayahnya.

"siapa yang bunuh ayah saya!" teriaknya kepada orang yang ada di tempat itu.

"Gue terus kenapa?" ujar kepala preman yang membunuh ayahnya sambil disambut gelak tawa di belakangnya.

Tanpa banyak bicara anak kecil itu sambil melompat menghunuskan pisau ke perut si preman. Dan tepat mengenai ulu hatinya, pria berbadan besar itu jatuh tersungkur ke tanah. Arif pun langsung lari pulang ke rumah setelahnya. Akhirnya selesai sholat subuh esok paginya ia digelandang ke kantor polisi.

"Arif nih sering bikin repot petugas di Lapas!" ujar kepala lapas yang ikut menemani saya mewawancarai arif sambil tersenyum. Ternyata sejak di penjara dua tahun lalu. Anak ini sudah tiga kali melarikan diri dari selnya. Dan caranya pun menurut saya tergolong ajaib.

Pelarian pertama dilakukannya dengan cara yang tak terpikirkan siapapun. Setiap pagi sampah-sampah dari Lapas itu di jemput oleh mobil kebersihan. Sadar akan hal ini, diam-diam Arif menyelinap ke dalam salah satu kantung sampah. Hasilnya 1-0 untuk Arif. Ia berhasil keluar dari penjara.

Pelarian kedua lebih kreatif lagi. Anak yang doyan baca ini pernah membaca artikel tentang fermentasi makanan tape (ingat loh waktu wawancara usianya baru 8 tahun). Dari situ ia mendapat informasi bahwa tape mengandung hawa panas yang bersifat destruktif terhadap benda keras. Kebetulan pula di Lapas anak ini disediakan tape uli dua kali dalam seminggu. Setiap disediakan tape, arif selalu berpuasa karena jatah tape itu dibalurkannya ke dinding tembok sel tahanannya. Hasilnya setelah empat bulan, tembok penjara itu menjadi lunak seperti tanah liat. Satu buah lubang berhasil dibuatnya. 2-0 untuk arif. Ia keluar penjara ke dua kalinya.

Pelarian ke tiganya dilakukan ala Mission Imposible. Arif yang ditugasi membersihkan kamar mandi melihat ember sebagai sebuah solusi. Besi yang berfungsi sebagai pegangan ember itu di simpannya di dalam kamarnya. Tahu bahwa dirinya sudah diawasi sangat ketat, Arif memilih tempat persembunyian paling aman sebelum memutuskan untuk kabur. Ruang kepala Lapas menjadi pilihannya. Alasannya jelas, karena tidak pernah satu pun penjaga berani memeriksa ruangan ini. Ketika tengah malam ia menyelinap keluar dengan menggunakan besi pegangan ember untuk membuka pintu dan gembok. Jangan tanya saya bagaimana caranya, pokoknya tahu-tahu ia sudah di luar. 3-0 untuk Arif.

Lantas kenapa ia bisa tertangkap lagi? Rupanya kepintaran itu masih berada di sebuah kepala bocah. Pelarian-pelarianny a didorong dari rasa kangennya terhadap ibunya. Anak ini keluar dari penjara hanya untuk ke rumah sang ibunda tercinta. Jadi dari Lapas tanggerang ia menumpang-numpang mobil omprengan dan juga berjalan kaki sekian kilometer dengan satu tujuan, pulang!

Karena itu pula pada pelarian Arif yang ketiga, kepala Lapas yang juga seorang ibu ini meminta anak buahnya untuk tidak segera menjemput Arif. Hasilnya dua hari kemudian Arif kembali lagi ke lapas sambil membawa surat untuk kepala Lapas yang ditulisnya sendiri.

Ibu kepala Arif minta maaf, tapi Arif kangen sama ibu Arif. Tulisnya singkat.

Seorang anak cerdas yang harus terkurung dipenjara. Tapi, saya tidak lantas berpikir bahwa ia tidak benar-benar bersalah dan harus dibebaskan. Bagaimanapun juga ia telah menghilangkan nyawa seseorang. Tapi saya hanya berandai-andai jika saja, polisi bertindak cepat menangkap pembunuh si ayah (secepat polisi menangkap si Arif) pastinya saat ini anak pintar dan rajin itu tidak akan berada di tempat seperti ini. Dan kreativitasnya yang tinggi itu bisa berguna untuk hal yang lain. Sayangnya si Arif itu cuma anak pedagang sayur miskin sementara si preman yang dibunuhnya selalu setia menyetor kepada pihak berwajib setempat. Itulah yang namanya keadilan!

Selasa, 08 April 2008

“Dalam teriknya siang, dinginnya malam kan meneduhkan…

“Dalam teriknya siang, dinginnya malam kan meneduhkan…
Dalam dinginnya malam, terik mentari kan ditunggu datang…”


Dlm kalinat tersebut byk terdapat kata yg sama, tetapi dlm penerimaan makna kalimat yg berbeda. Begitu jg dlm kehidupan qt, sebenarnya antara orang yg satu dg orang yg laen memiliki persoalan hidup atau masalah yg sama. Entah itu kemiskinan, bencana alam, kelaparan, kesulitan, dll.
Tapi dari masalah-masalah yg sama tersebut itu ternyata setiap dari qt memiliki sikap yg berbeda-beda di dalam menyikapinya.
Kita smua mengetahui ”seonggok batu”?,ya...seonggok batu, bukan batu yg lain. Tapi bagaimana tiap orang melihat batu tersebut?itulah yg berbeda.
Pemuja batu melihat batu sebagai tuhan, tukang batu melihat batu sebagai sumber penghasilan, kaum materialis melihat batu hanyalah sebuah benda mati yg tidak bernyawa, dan pejalan kaki melihat sbuah batu di depannya hanyalah untuk ditendang.
Hanya sebatas itulah jika qt memandang sbuah batu terlalu sempit. Tapi lihatlah cara ALLAH mengajarkan qt untuk melihat batu dari sisi yg berbeda...

”....Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yg mengalir sungai-sungai daripadanya. Dan diantaranya sungguh ada yg terbelah, lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yg meluncur jatuh, karena takut kepada ALLAH. Dan ALLAH sekali-kali tdk lengah dari apa yg kamu kerjakan..” (Q.S Al-Baqarah : 74)

Begitu dlm makna dr sbuah kata, dan betapa luas dlm memandang sesuatu secara berbeda. Itulah yg slalu ALLAH ajarkan kpd qt. Tidak memandang sesuatu hanya dari satu sisi, tetapi dari banyak sisi. Melihat sesuatu secara lebih luas, lebih jauh, lebih mendalam, dan dari sisi yg berbeda. Karena pd dasarnya melihat sesuatu dari sisi yg berbeda sebenarnya merupakan tindakan memperkaya perspektif, memperluas pandangan, dan pada akhirnya menjadikan qt lebih bijak dlm bertindak.

Hidup adalah pilihan-pilihan sikap, pilihan reaksi, dan pilihan tindakan. Tapi sebelum itu smua, hidup dimulai dari prasangka qt, pandangan qt, juga cara qt melihat hidup itu sendiri.Tidak ada yg lebih menyiksa dari persepsi diri sendiri yg keliru. Apa yg seharusnya bisa qt pandang baik, bisa berubah buruk, karena cara pandang qt yg keliru. Akan menjadi syurga ato nerakanya hidup qt itu tergantung bagaimana qt yg memandangnya..

”Lihat, dengar, rasakan, analisa, dan bertindak”

Bandung,09 April '08

Sukses Dengan Semangat Pantang Menyerah...!!!!

PANTANG MENYERAH


Teringat sewaktu pertama masuk kerja di perusahaan saya bekerja, Bos saya
menulis besar-besar di tembok dekat tempat duduk terpampang tulisan
"Gamushara-Yaru Kon Gen" yang kalau tidak salah arti menurut My Director Mr
Nakayama artinya adalah "bekerja keras dan Pantang Menyerah". itu adalah
prinsip yang dipegang oleh Directur di perusahaan saya bekerja. saya setuju
dengan pendapat itu, dalam menggapai sukses atau mimpi kita harus menanamkan
semangat untuk pantang menyerah.

Pribadi pantang menyerah (tangguh) adalah tidak lain sebutan bagi pribadi
yang tidak merasa lemah terhadap sesuatu yang terjadi dan menimpanya.
Pribadinya menganggap sesuatu yang terjadi itu dari segi positifnya. Tidak
berhasil menyelesaikan suatu permasalahan tidak membuat seseorang dikatakan
gagal karena orang yang tidak berhasil untuk pertama kali bisa mencoba lagi
untuk kedua kalinya, dan orang yang gagal kedua kali bisa mencoba lagi untuk
ketiga kali, sampai ia berhasil. Tetapi patah semangat yang muncul karena
tidak berhasil menyelesaikan suatu permasalahan bisa membuat seseorang
Gagal.

Menjaga konsistensi kegigihan dan pantang menyerah sama artinya seperti Kita
pergi mencari rahasia sukses dari orang - orang tersukses yang Kita kagumi.
Hidup ini mengajarkan kepada kita semua untuk selalu melintasi semua medan
perjalanan tanpa pernah mengeluh apa lagi putus asa terhadap situasi dan
kondisi yang kita temukan di medan perjalanan tersebut. Konsistensi semangat
juang harus selalu terpelihara dalam situasi dan kondisi apa pun, sebab
hanya itu yang bisa membangkitkan Kita dari setiap keterpurukan yang Kita
alami selama perjalanan hidup Kita dalam mencari mimpi, cita - cita, dan
harapan.


Sifat gigih dan pantang menyerah adalah sebuah wujud kepribadian seseorang
yang tanpa rasa bosan bangkit dari satu kegagalan ke kegagalan lain dan
akhirnya mencapai sukses dan keberhasilan. Rajin dan Pantang Menyerah adalah
sepasang sifat dasar yang harus dimiliki seseorang untuk sukses dan berhasil
mencapai apa yang dicita-citakan serta mencapai sesuatu yang diperjuangkan.
eseorang yang gigih, rajin, dan pantang menyerah adalah seseorang yang
memiliki daya imajinasi dan kreatifitas yang tinggi karena dengan kedua daya
itu, ia senantiasa berusaha memberi berbagi jawaban atas keragaman tantangan
yang dihadapinya.

Dalam setiap usaha mengejar mimpi dan harapan, ada - ada saja cobaan yang
akan Kita alami, semua itu untuk menguji keteguhan hati serta kesiapan Kita
untuk naik ketingkat yang lebih tinggi. Oleh karena itu, Kita tidak boleh
terlalu bernafsu, terlalu ambisius, terlalu terburu - buru, ataupun selalu
tak sabar. Kalau Kita terlalu berambisi dan bergerak maju secara membabi
buta tanpa perduli kepada pengendalian risiko, Kita akan selalu buta untuk
melihat tKita - tKita yang diberikan Tuhan sepanjang perjalanan hidup Kita
dalam upaya menemukan mimpi dan harapan. Hak Kita untuk mempercayainya, tapi
saya pribadi sangat yakin bahwa Tuhanlah yang telah menciptakan semua naskah
cerita untuk kita lakoni secara sempurna dan untuk itu Kita harus melatih
diri melalui segala kebaikan, agar mampu memahami semua isyarat - isyarat
dari Sang Pencipta secara optimal.

Beberapa tips yang menurut saya dapat membuat / mempertahankan samangat
juang

1. Kalau Anda mempunyai kecendrungan mudah menyerah, maka langkah pertama
pertama yg paling penting adalah mengakui kelemahannya itu. Dengan
menyadarinya , Anda akan lebih siap untuk memperbaikinya.

2. motivasikanlah diri Anda untuk mengembangkan sikap pantang menyerah.
Sikap ini diperlukan untuk meraih keberhasilan dalam hidup. orang yg mudah
menyerah , frustasi dan mudah putus asa adalah orang yg gagal.

3. Arahkan mata Anda pada tujuan , bukan pada hambatan . Bila Anda memandang
pada tujuan , maka hambatan tidak akan menakutkan. Tapi sebaliknya , bila
Anda terfokus pada hambatan , Anda akan mudah kehabisan daya juang.

4. Beranilah mengambil risiko namun dengan perhitungan yg mantap , Hadapi
dan alamilah pengalaman dan petualangan baru. Keberanian yg benar bukan
berarti seperti orang yg terjun bebas ke jurang, tapi seperti orang yg
menuruninya setahap demi setahap dengan persiapan yg matang.Kalau Anda tidak
berani mengambil resiko , tentu saja Anda berada pada tempat yg aman , namun
Anda tidak akan berkembang.

5. Hadapilah semua tantangan dengan penuh keberanian .Anggaplah tantangan
sebagai "Sparring Pathner" yg akan membuat Anda semakin kuat , bukan sebagai
raksasa yg menelan Anda. Semakin banyak tantangan , semakin berani
menghadapinya, maka semakin terbentuk karakter yg kuat.

6. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa Anda tidak akan berhasil
bila pada usaha Anda mengalami kegagalan. Belajarlah daridari kegagal itu
agar didapat gambaran yg lebih baik lagi.

7. Teruslah berusaha, terkamlah segala kesempatan yg ada , karena kesempatan
itu tak datang untuk kedua kalinya !, tidak ada pendobrak kegagalan yg
sekuat nilai "kegigihan dan pantang menyerah" . Ingatlah filsofi air yg bisa
melubangi batu dengan tetesan yg terus terus-menerus.

8. Imbangi kegigihan Anda dengan pemikiran yg kreatif. Bila perjalanan Anda
terhalang oleh batu cadas , Anda tidak perlu membenturkan kepala Anda untuk
membuktikan bahwa Anda pantang Menyerah. Berhentilah sejenak dan pikirkanlah
bagaiman cara mengatasinya. carilah jalur alternatif !

9. Jangan terpengaruh oleh kegagalan orang lain, tapi biarlah keberhasilan
orang lain memotivasi kita. Belajarlah dari kegagalan dan kesalahan orang
lain tanpa hrus mengalaminya sendiri. Dengan cara itru Anda menghemat banyak
sekali waktu dan energi Anda yg sangat berharga.


kita seharusnya tidak menjadi pesimis dan berserah diri. Kita harus optimis
dan selalu berusaha untuk mencapai yang terbaik dalam hidup ini. Sehingga
untuk menjadikan pribadi pantang menyerah dan tangguh.90 % orang orang yang
merasa gagal sebetulnya belum tentu gagal.. hanya saja mereka cepat
menyerah.

Semangat adalah makhluk yang tidak konsisten, dan dia bisa membuat Anda
terlalu berlebihan dalam bersikap atas sebuah peristiwa yang menguntungkan,
atau pun atas sebuah peristiwa yang merugikan. Dia pun bisa menghanyutkan
Anda bersama emosi negatif, atau membangkitkan Anda bersama emosi positif.
Namun pada akhirnya semangat tergantung kepada sikap Anda, meski semangat
sangat berfluktuasi, dia akan mengikuti kemauan Anda, bila Anda mampu
memahami pola fluktuasinya yang konsisten.

Jadi, jangan pernah menyerah jika menghadapi tantangan dalam anda menggapai
mimpi. Asah diri dan mental kita, karena yakin kita mampu. Ayo abaikan
setiap kesulitan dan hambatan. Maju terus demi meraih cita-cita kita. ketika
kita bisa mengalahkan rasa ingin menyerah atau putus asa, pasti kita telah
membuka satu kemungkinan untuk bisa menggapai mimpi / sukses kita. jadi
pelihara dan teruskan semangat pantang menyerah, karena semangat pantang
menyerah adalah langkah awal kita untuk menggapai mimpi atau sukses.

"Kegagalan adalah guru kita, bukan penghambat kita, kegagalan hanyalah
keberhasilan yang tertunda, bukan kekalahan. dan obat dari kegagalan adalah
gigih dan pantang Menyerah"

Depok 8 April 2008


--
Best Regard
Erwin Arianto,SE

Jangan Takut Dimaki..

Jujur dalam kehidupan ini tidak hanya kata-kata manis yang akan sering kita
terima, cacian dan makian adalah makanan yang akan kita terima, dalam
menggapai mimpi banya orang yang telah sukses bisa menjadi sukses karena
siap dan telah menerima cacian dan Makian.

"Sinting kamu!", antara lain adalah perbendaharan makian yang harus kita
terima begitu mengambil pilihan atau melakukan sesuatu yang tidak
dikehendaki orang-orang dekat kita. Barangkali kita kehilangan warisan
karena menikahi pasangan yang tidak disukai orang tua atau dikucilkan dari
lingkungan kantor. Dalam tugas-tugas manajerial di kantor, saya pernah
menerima sedikit cacian ketika dalam mengaudit mengambil kebijakan yang
tidak populer dan membuka kejahatan seseorang. strategi dan
kebijakan/langkah baru yang coba diambil disambut dengan cemoohan. Apalagi
sebagai orang baru, "Sok tahu dan sok bisa" menjadi kosa kata yang harus
kita akrabi. Makian-makian seperti sebongkah tahi kerbau yang dilemparkan di
muka kita.

Mutasi,pengurangan tunjangan, bahkan pemecatan adalah ancaman yang menunggu
di depan mata sewaktu kita memilih untuk memperjuangkan apa yang benar,
memperbaiki kekeliruan dan menegur yang salah. Tidak seorangpun menyukai
itu. Kita umumnya lebih suka mendapat tepuk tangan, kocek yang selalu penuh,
warisan banyak serta posisi yang enak dengan menjadi orang patuh dan menjadi
orang yang diam di hadapan ketidakberesan.

Untuk hidup sepenuhnya, menyeberangi arus makian dan bisik-bisik karena
mencintai kebenaran. Menjadi sukses dan berhasil pasti perlu, tapi lebih
baik lagi jika kita hidup sepenuhnya, yakni dengan menjadi pecinta dan
pelaku kebenaran. Mencintai kebenaran bagaikan mendaki ke puncak gunung;
makin naik ke atas kita makin merasa sendiri, kuatir, takut jangan-jangan
akan jatuh. Akan tetapi, segera sesudah sampai di puncak kita mengalami
kebebasan yang paling penu,berdiri memandang ke bawah dengan leluasa.

Semoga anda tidak pernah kapok untuk mencoba hal-hal baru di lingkungan
anda, menjadi kritis dan berpandangan jauh ke depan meski harus banyak
dicaci maki. Kelak ketika anda berhasil membuktikan pilihan anda,
makian-makian tadi berganti menjadi samudera senyuman dan penerimaan,
lengkap dengan permintaan maaf orang banyak.

Kalau anda belum pernah dimaki, ada dua kemungkinan. Satu, anda adalah orang
yang paling penakut di dunia ini. Kedua, anda sebenarnya sudah dimaki, tapi
karena sudah membuktikan pilihan anda, anda tidak dimaki lagi. Maka anda
orang yang paling berani di dunia ini.

Jadi terkadang cacian dan makian akan sering kita dengar jika kita ingin
menggapai sukses jika anda yakin dan percaya bahwa yang anda lakukan adalah
tepat, teruslah berjalan dan hadapi cacian dan makian tersebut, maka suatu
saat cacian dan makian tersebut akan berubah menjadi pujian. ayo terus
berjuang mari kita membuat langkah awal dalam menggapai mimpi dengan
menerjang cacian dan makian.

"mendapat pujian membuat orang terlena dan lemah, mendapat cacian membuat
orang sadar dan berubah kuat"

Depok, 6 april 2007


--
Best Regard
Erwin Arianto,SE

Senin, 07 April 2008

Satu hal sebagai bahan renungan kita
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam dan Hawa

Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Mauuut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu mempelai sangat dimanjakan
mandipun harus dimandikan

Seluruh badan kita terbuka
Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak ada sedikitpun rasa malu
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang ? lubang itupun ditutupi kapas putih
Itulah sosok kita
Itulah jasad kita waktu itu
Setelah dimandikan
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama

KafanWewangian ditaburkan ke baju kita
Bagian kepala..,badan. .., dan kaki diikatkan
Tataplah... tataplah....itulah wajah kita
Keranda pelaminan langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian

Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul kita
Diiringi langkah gontai seluruh keluarga

Serta rasa haru para handai taulan
Akad nikahnya bacaan talkin
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan yang tlah tiba duluan

Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan
dan akhirnya
Tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan

Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika langkah - langkah kaki tlah pergi
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur
Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur
Kita tak tahu
dan tak seorangpun yang tahu

Tapi anehnya kita tak pernah galau ketakutan
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima

Kita sungkan sekali meneteskan air mata
Seolah barang berharga yang sangat mahal

Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya kita berharap menjadi ahli syurga
Tapi...tapi...sudah pantaskah sikap kita selama ini
Untuk disebut sebagai ahli syurga ?????????

Wahai Sahabat...
mohon maaf jika malam itu aku tak menemanimu
Bukan aku tak setia...
Bukan aku berkhianat.. ..
Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan
Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga

Aku berdo'a....
semoga kita bisa khusnul khotimah sehingga jadi ahli syurga.
Amien.....

Sumber http://wahonot.wordpress.com

Kukatakan,
hanya kau yg terpatri di sini
di dalam hati ku
Meski kadang kau datangkan penat
namun tak dapat kupungkiri
bhw tak ada yg dapat menggantikan hadirmu
Syg, aq sangat mencintaimu =>

18:12
Bandung,07-08-2007

Kukatakan pd malam
Bahwa aq merindukannya

Malam jadi trasa hampa

Kukatakan pd langit
Bahwa aq mencintainya

Langit hanya terlihat cerah

Kukatakan pd malam
Bahwa aq ingin memilikinya

Bintang hanya smakin bersinar menyala

Kutanamkan dlm hati
Bahwa aq menyayanginya

Dan ternyata duniaku menjadi ada

Bidadari, kau membuat luka menjadi cinta
Bidadari, kau rubah hampa menjadi nyata
Bidadari, kau penopang jiwa yg glisah

Ku kirim sebuah doa
agar kau bahagia selamanya
berada dalam naungan-NYA
Menjadi hamba kesayangan-NYA
Dan akhirnya berada abadi di syurga-NYA
AMIN...

21:00
Bandung,01-07-2007

Mungkin Aku...

Mungkin aq hanya seorang bodoh yg nekat
Mendaki dgn perlengkapan yg tak memadai
Mungkin aq hanya seorang pemimpi
Mempunyai puncak tujuan yg tlalu tinggi
Aq memang seorang yg egois
Hingga apa yg kumau menjadi sbuah keharusan
Aq memang seorang yg keras kepala
Hingga smua kata org hanya kan mlewati telinga ini saja

Tapi aq pny keyakinan di dalam hati
Bahwa aq mapu melewati smua ini
Tak butuh byk alasan
AQ YAKIN KLO AQ MAMPU

Dimana Kah Engkau????

Dimanakah kau wahai penopang langkahku
Apakah kau biarkan aq mendaki jalan terjal ini,
Memanggul berat beban carriel ini,
Melewati badai besar ini,
Smuanya seorang diri?

Puncak qt masih terlalu jauh
Takut dan lelah telah menyergapku
Jalan ini masih terjal dan berliku
Dan tubuh ini smakin berat seperti batu
Apakah aq masih mampu??

Tapi aq seorang pendaki
Puncakku tlah ada di dalam hati
Aq kan truz maju menuju puncak itu
Wlopun harus berjalan seorang diri
Sampai akhirnya mati

27 juni ’07, 13.07